BAB 4
Jenis-jenis
entrepreneur
Setiap orang memiliki kemampuan entrepreneur dalam dirinya. Oleh karena itu
kemampuan itu perlu dikembangkan secara maksimal. Dalam teori entrepreneur
dikenal empat jenis entrepreneur.
Dalam
uraian potensi entrepreneur anggota jemaat ditemukan teori bahwa setiap orang
memiliki potensi entrepreneur (kreatifitas dan inovasi). Namun tidak semua
anggota jemaat dapat melakukan semua jenis entrepreneur sebagaimana yang
ditemukan dalam teori entrepreneur. Dalam beberapa literature entrepreneur
ditemukan informasi bahwa terdapat empat
macam entrepreneurship. Keempat macam entrepreneur ini perlu diketahui oleh setiap
orang/pemimpin gereja/jemaat sehingga mampu memberdayakan diri/menggerakkan
jemaat untuk menekuni salah satu dari jenis-jenis entrepreneur tersebut.
4.1. Jenis entrepreneur berdasarkan passion
Yang dimaksud dengan jenis entrepreneur berdasarkan passion adalah
kemampuan melakukan kreativitas dan inovasi berdasarkan passion seseorang. Ada
yang memiliki passion di bidang bisnis, pendidikan, pemerintah dan sosial.
Masing-masing bidang kerja ini ketika dihubungkan dengan entrepreneur maka akan
nampak 4 jenis entrepreneur yang disebut dengan entrepreneur berdasarkan
passion. Keempat jenis entrepreneur berdasarkan passion diuraikan sbb:
a. Business entrepreneur.
Ada dua macam, yaitu: owner entrepreneur yaitu para pencipta dan pemilik
bisnis, dan professional entrepreneur yaitu orang-orang yang memiki daya
entrepreneur, namun membaktikannya di perusahaan milik orang lain. Walaupun
mereka orang gajian, pola pokir dan cara kerja mereka tetap seperti seorang
entrepreneur sejati. Menurut Gifford Pinchot orang seperti ini disebut sebagai intrapreneur.
b. Government entrepreneur.
Contoh: Lee Kuan Yeow, mantan perdana menteri Singapura. Ia adalah seorang
pemimpin yang mengelola dan menumbuhkan Singapura dengan jiwa kecakapan entrepreneur.
Ia mampu mewujudkan entrepreneurial govermrent. Sheik Mohammed Bin Rashyd
Almaktoum pemimpin Dubai telah mengelola negaranya seperti mengelola sebuah
perusahaan. Hal ini menunjukkan suatu contoh pemimpin bangsa dan pejabat
pemerintah yang memiliki kecakapan government entrepreneur.
c. Academic entrepreneur.
Menggambarkan akademisi yang mengajar atau mengelola lembaga pendidikan dengan
pola dan gaya entrepreneur sambil tetap menjaga tujuan mulia pendidikan.
Nocholas Negroponthe, penggagas berdirinya yayasan One Child One Laptop dari
Massacuhtts Institute of Technology’s, adalah seorang contoh yang memiliki
entrepreneurship.
d. Sosial entrepreneur.
Yang termasuk dalam kelompok ini adalah para pejuang social dan para pendiri organisasi-organisasi
soasial kelas dunia seperti Mohhammad Yunus dari Grameen Bank dan Mother
Teresha dari Calcuta. Pengertian sederhana dari social entrepreneur adalah
seorang yang mengerti permasalahan social dan menggunakan kemampuan
emtrepreneurship untuk melakukan perubahan social (social Change), terutama
meliputi bidang kesejahteraan (welfare), pendidikan, dan kesehatan (heald
Thcare). Jika business entrepreneur mengukur keberhasilan kinerja keuangan
(provid ataupun revenue), maka keberhasilan social entrepenur diukur dari manfaat yang dirasakan oleh masyarakat. [1]
4.2. Jenis entrepreneur berdasarkan Karakter Kepribadian
Di atas telah dijelaskan jenis entrepreneur berdasarkan passion, maka dalam
sub pokok bahasan kedua dari kompetensi dasar jenis-jenis entrepreneur yaitu jenis
entrepreneur berdasarkan kriteria
karakter kepribadian. Dalam penggolongan ini, entrepreneur dapat dibagi menjadi beberapa jenis. Berikut adalah penjabarannya seperti disarikan dari Wikipedia.org.[2]
a. tipe
pendorong. Mereka adalah
entrepreneur-entrepreneur yang memiliki semangat pantang menyerah dalam
menjalankan bisnisnya dengan integritas dan etika yang tinggi. [3]
b. tipe
penasihat. Mereka ini berpandangan
bahwa para pelanggan pasti dan selalu benar dan melakukan apapun yang
diperlukan agar semua yang ia lakukan membuat pelanggan merasa begitu puas
sehingga sang pelanggan tidak ingin berbisnis dengan perusahaan lain. “Manjakan
pelanggan sebagai raja” adalah motto yang mereka junjung tinggi. [4]
c. tipe
superstar. Entrepreneur superstar
bergantung pada karisma dan pada tingkat energi yang tinggi. Entrepreneur
superstar ditemukan di panggung-panggung tengah berpidato dengan audiens yang
terpukau karena semangat dan karismanya yang memancar saat menyampaikan ide-ide
inovatif nan cemerlang. Contoh tokoh entrepeneur superstar yang menonjol ialah
Richard Branson, Larry Page, alm. Steve Jobs, Ratan Tata (anak dari Tata).
d.
Tipe entrepreneur seniman. Entrepreneur ini sangat aktif berkarya dengan kreativitas yang
meluap-luap. Ia sangat sadar dengan apa yang ia lakukan dalam berbisnis. Ia
sangat menghargai berbagai masukan konstruktif dan tidak terlalu terganggu
dengan citra negatif mengenai dirinya yang ada di masyarakat yang menganggapnya
eksentrik dan ‘gila’. Aamir Khan, Michael Dell sang pendiri Dell, dan MC
Cormich dari EMI ialah mereka yang dapat digolongkan dalam kategori ini. Berikutnya
ialah entrepreneur visioner yang sangat berfokus pada impian tetapi agak
mengabaikan realitas. Visi mereka sangat besar dan tinggi dan membutuhkan
profesional berkompeten untuk mewujudkan impian besarnya. Jack Welch, Bill Gates, dan Kishore Biyani
ialah sejumlah entrepreneur tipe visioner. [5]
e. entrepreneur
analis, yang lebih fokus pada
pemecahan masalah yang terjadi di bisnis mereka dengan cara yang lebih
sistematis dan terstruktur. Mereka misalnya Gordon Hore (Intel), Rana Kapur
(Yes Bank), Gautam Adani (Adani Groups). [6]
f.
entrepreneur ‘bola api’. Mereka ini memiliki bisnis dan menjalankannya
dengan semangat yang tinggi, vitalitas tinggi, energi yang meluap dan optimisme
yang melimpah. Mereka memiliki pola kerja yang santai dan tidak mengikat
asalkan masalah yang ada terselesaikan dengan baik dan tuntas. Satu
entrepreneur yang termasuk jenis fireball ialah Malcolm Forbes yang mendirikan
Forbes Magazine.
g.
entrepreneur pahlawan. Mereka yang termasuk jenis ini memiliki
keinginan yang kuat sekali dalam memimpin masyarakat menuju perubahan yang
diinginkannya dan sanggup membawa usahanya dalam gelombang perubahan dan
tantangan yang tidak bisa dilewati entrepreneur-entrepreneur biasa.[7]
h.
Entrepreneur penyembuh ialah
tipe selanjutnya yang cenderung memberikan dan memelihara harmonisasi atau
keserasian pada usaha yang dijalankan. Mereka juga memiliki kemampuan untuk
bertahan dan mempertahankan ketenangan dalam dirinya di saat krisis. Sejumlah
entrepreneur yang sesuai dengan tipe ini ialah Dr. Bindeshwar Pathak (Sulabh
International), Kumar Manglam Birla (anak L.M Birla).[8]
i.
entrepreneur oportunis. Mereka selalu mencari celah peluang dengan
begitu giatnya. Hal ini menjadi pisau bermata dua bagi entrepreneur yang
bersangkutan. Sebagian orang bisa menganggapnya rakus dan membuat fokusnya
dalam berbisnis menjadi terganggu karena sibuk memburu peluang di mana-mana.
Akan tetapi, dalam tingkatan yang moderat, entrepreneur dengan tipe oportunis
akan dapat memiliki keunggulan dalam kejelian menemukan peluang emas
dibandingkan yang lain.[9]
Berdasarkan
macam entrepreneur di atas, setiap kita/anggota jemaat dapat dipimpin oleh
seorang pemimpin dengan kepemimpinan entrepreneur Kristen untuk dapat melakukan
salah satu atau beberapa macam entrepreneur yang sesuai dengan pergumulannya
sehingga mendatangkan kesuksesan bagi dirinya dan orang lain (masyarakat gereja
maupun masyarakat umum). Pilihan atas
beberapa entrepreneur di atas untuk kemudian dilakukan dalam kehidupan seorang
anggota gereja dicirikan oleh Kristen. Artinya seorang entrepreneur Kristen
memiliki ciri yaitu entrepreneur yang dibangun atas dasar firman Tuhan, seperti
entrepreneur Ibu Tresa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar